Thursday, April 28, 2016

Belanja Perlengkapan Bayi

Akhirnya, hari yang dinanti-nanti buat belanja perlengkapan bayi telah tiba. Pada suatu Sabtu siang, ketika kehamilan telah memasuki bulan delapan, saya dan suami berangkat ke ITC Kuningan, Jakarta Selatan. Di sana, saya sudah tahu tujuan utama saya, Fany Baby Shop. Seorang perempuan muda langsung melayani saya setelah saya dipersilakan duduk di bangku yang tersedia di depan etalase toko. Dari tempat duduk itulah, saya mulai menunjuk perlengkapan yang akan saya beli hari itu. Perlengkapan utama bayi berupa... Pakaian.


Ini daftar belanja pakaian bayi beserta harganya yang mungkin bisa jadi referensi buat bumil-bumil sekalian:
- 3 pcs baju newborn kutung + 3 pcs celana pendek pop*  = 55k idr
- 3 pcs baju newborn lengan pendek = 36k idr
- 6 pcs baju newborn lengan panjang + 6 pcs celana panjang = 150k idr
- 10 pcs jumper pendek = 150k idr
- 4 pasang sarung tangan + kaki = 39k idr (beda merk, beda harga, jadi ganjil gitu harganya)
- 2 topi bayi = 30k idr
- 1 lusin popok bayi warna putih dengan lis tali berwarna = 96k idr
- 6 pcs kain bedong Chaz rainbow = 120k idr
- 1 pc selimut dakron bertudung = 115k idr
- 1 set sapu tangan (isi 8 pcs) = 20k idr
- 2 pcs bip/slaber = 30k idr

Saya beli cuma 3 pcs celana pendek pop, karena ada kado buat ponakan saya dulu selusin celana pendek pop. Kain bedong juga hanya setengah lusin ketika banyak orang menyarankan beli selusin. Karena menurut saya, bayi tak perlu sering dibedong dan hanya dibedong pada minggu-minggu pertama. Ya, kalaupun perlu kain bedong tambahan, ada lungsuran punya ponakan saya. Hehehe...

Untuk perlengkapan mandi, beberapa juga saya beli di Fany:
- 4 pcs washlap = 50k idr
- 2 pcs handuk = 110k idr

Karena tak banyak waktu, sorenya harus check up ke dokter, saya sudahi belanja hari itu. Belanja sesi ke-2 di hari Sabtu lainnya, saya tetap ke ITC Kuningan. Tapi, kali ini saya ke Jungle Baby Shop. Pelayanan di toko ini lebih ramah dibanding di Fany. Mungkin kebetulan di Fany, saya dapat karyawan yang nggak fokus. Mungkin butuh Aqua. Hehehe.... Belanja apa saja di Jungle? Yang pasti melengkapi kebutuhan bayi yang tak sedikit itu. Kebetulan saya sudah mencatat perlengkapan bayi di blocknote. Catatannya saya bawa tiap belanja. Biar nggak lupa, lho, buebu!

Daftar perlengkapan bayi itu saya bagi menjadi beberapa bagian, seperti daftar pakaian bayi seperti di atas. Lalu, ada daftar perlengkapan mandi seperti berikut ini:

- 1 pc bak mandi bayi
- 4 pcs washlap (checked @ Fany)
- 2 pcs handuk (checked @ Fany)
- Toitletries (sabun, sampo, minyak telon, baby oil, cologne, krim popok, alkohol, cotton ball (checked @ Fany), cotton buds, kassa steril, sisir, gunting kuku)
- 1 pc perlak

Ada daftar perlengkapan tidur juga:
- 1 pc kelambu
- 1 sprei set buat baby crib
- 1 pc kasur kolam/portable yang akhirnya dicoret, karena rasa-rasanya kalau bayinya mau ditidurin bareng saya di kasur justru nggak perlu kasur kolam ini. Cukup beri alas selimut dakron kalau mau tidur di kasur, atau malah nggak perlu apa-apa sama sekali, kan, ya?!
- 1 pc bantal anti peyang
- 1 pc gendongan bayi

Nah, di Jungle saya melengkapi apa yang belum saya dapat di Fany. Awalnya saya sempat bingung mau beli apa, karena belum keluarin si catatan. Waktu di Fany, saya awalnya juga tak membuka catatan. Tapi, memang saat itu di pikiran sudah ingat harus beli pakaian. Hanya pas di akhir-akhir saja saya membuka catatan untuk mengira-ngira apa lagi yang bisa dibeli di Fany. Jadi saya seperti orang kebingungan di Jungle, hingga akhirnya keluarlah si catatan itu. Hehehe...

Di Jungle, entah kenapa saya menambah belanjaan yang tak pernah saya catat, salah satunya selimut bayi berbulu lembut itu. Saya sempat pikir selimut bayi tak terlalu dibutuhkan. Toh, bayi dibedong, ditambah selimut apa nggak gerah bayinya? Tapi melihat selimut berbulu lembut bergambar lucu aduhai itu, saya lapar mata. Jadi, di Jungle saya membeli barang-barang berikut:

- 1 pc selimut bayi Carter = 65k idr
- 1 pc kelambu yang seperti tudung saji = 50k idr
- 1 pc perlak = 60k idr
- 1 pc gunting kuku = 47k idr
- Toitletries yang aaarrrggghhh saya kemakan iklan SPG Pure Baby hingga jadilah biaya belanja membengkak, karena Pure Baby itu ternyata lebih mahal daripada keluaran produk toitletries bayi yang sudah ternama seperti Cussons dkk. Tapi, ya mungkin itu yang terbaik buat dekbay. Dikasih produk yang katanya selevel sama Sebamed yang impor itu. Pure Baby ini diproduksi dalam negeri, lisensi perusahaan farmasi dari luar negeri. Makanya harganya tak semahal Sebamed. Jadi katanya produknya diawasi kualitas kesehatan dan keamanannya seperti pengawasan terhadap produk farmasi. Ya sudah. Mudah-mudahan cocok ya, Nak. Nggak banyak, sih, produk Pure Baby yang saya beli. Produk utamanya itu diaper cream (hanya untuk di bagian yang tertutup popok untuk mencegah terjadinya ruam popok), moisturizer cream (untuk seluruh badan), dan baby wash top-to-toe. Hanya tiga itu ya habis 200an k idr. Selebihnya saya beli yang biasa dipakai sejak nenek moyang saja. Hehehe... Di Jungle, toiletries lainnya yang saya beli itu minyak telon dan kassa steril. Tadinya ditawarin kassa Alkafil, kassa yang sudah dibasahi alkohol. Cukup kekeh tuh mbaknya nawarin. Tapi saya nggak mau. Karena kassanya mau dipakai tidak hanya untuk perawatan pusar bayi, tapi juga buat sikat gusi bayi. Nggak mungkin, dong, saya sikat gusi dan lidah bayi pakai kassa yang sudah beralkohol. Eh, si mbak malah nawarin sikat gigi bayi. Soalnya kassa kan nanti benangnya lepas-lepas gitu, katanya. Heuheuheu... ketawa saja deh saya. Nggak mau kemakan gombalan lagi. Hihihi... Eh, jadi banyak ya cerita toiletries-nya. Padahal kebanyakan toitletries lainnya saya beli di Carrefour dan tempat lain. Seperti sisir akhirnya saya beli di Bear Baby Shop pada hari itu juga, karena sisir yang saya mau beli di Jungle, merk Chicco yang warna biru habis. Ketemunya di Bear sambil lewat jalan pulang. Dan ternyata harganya lebih murah sekian ribu dari Jungle. Hehehe...

Belanja sesi kedua ini, saya kepikiran buat beli legging. Mengingat banyaknya jumper pendek yang saya beli saat belanja sesi pertama di Fany. Ternyata stoknya sedang kosong di Jungle. Sementara saya tak punya waktu buat berkeliaran, karena hari belanjanya selalu bertepatan jadwal check up, biar sekalian habis waktunya seharian. Karena merasa masih perlu legging, jadilah ya dicoba ke satu toko lagi. Di Bear Baby Shop itu deh yang awalnya cuma buat nanya legging tapi jadinya ketemu sisir dan legging nggak jadi dibeli karena kemahalan. Hahaha... masih ingat harga yang saya tanya di Jungle soalnya. Tapi ya bagus sih leggingnya. Emaknya sudah kepikiran lebih mahal sih. Eh padahal dapat sisir yang lebih murah itu ya di Bear ini ya. Hihihi...

Untuk perlengkapan tidur, banyak yang tak saya dapatkan di Jungle. Hanya beli kelambu tudung saji yang saya pikir bisa dipakai kalau anaknya lagi tidur di kasur emaknya. Tapi saya cobain ke baby crib lungsuran dari ponakan saya, ternyata muat juga. Suami sempat nanya, sih, buat apa. Ya, buat jaga bayinya dari nyamuk, dong. Emang ada nyamuk? Tanya suami. Ih, kulitnya tebel kali ya, suka nggak ngerasa digigit nyamuk. Di kamar kami memang nggak banyak nyamuk berseliweran sih, tapi ya ada aja. Jadi, kelambu itu perlu! Lalu, saya juga tanya sprei set, eh pas ditanya ukuran berapa, saya lupa ngukur baby crib. Skip dulu deh beli sprei set. Bantal anti peyang? Maunya yang bantal isi kulit kacang ijo/bahan alami gitu deh. Eh yang dijual bermerk mahal ratusan ribu. Gigit jari emak! Nggak jadi juga. Gendongan bayi maunya yang seperti sling tapi nggak ribet. Dikasih lihat berbagai gendongan bayi tapi nggak ada yang menarik hati. Pada akhirnya, belanja di Jungle saya sudahi dengan membayar angka keramat, 666k idr. Total harga tersebut sudah termasuk belanja dua cloth diaper (clodi) merk GG yang ukuran newborn. Aha! Saya akan menggunakan popok kain modern ini buat bayi saya nanti. Lain kali saya akan cerita tentang clodi.

Cerita belanja dua sesi saja sudah panjang begini isinya. Padahal masih banyak daftar perlengkapan lain yang belum dibeli. Di catatan saya, juga ada daftar pelengkapan menyusui dan daftar perlengkapan clodi. Barang-barang lain dari daftar yang sudah tertera di atas yang belum saya dapatkan, akhirnya saya cari online. Belanja online ini juga menyisakan cerita-cerita yang tak akan terlupa. Hihihi... Lain kali saya share ceritanya di blog ini. Dalam waktu dekat ini saya coba tuliskan, sementara menghitung hari menuju due date (guess date) kelahiran buah hati yang dinati-nanti.

Sampai ketemu!


4 comments:


  1. Perlengkapan bayi


    Sangat baik !!
    Oh ya, untuk bahan refrensi bunda semua yang ingin melihat produk branded, harga miring dan kualitas bagus dapat juga mengunjungi web kami


    Birds n Bees Online



    Keep sharing informasi baik :)

    ReplyDelete
  2. meredith@mail.postmanllc.net

    ReplyDelete
  3. Mau kembangin berjualan atau kembangin jualan kami.
    yuk join di http://mutubiz.com/tr.php?mc=uk&pc=mn
    dan nikmati beragam kemudahan dalam berjualan.

    ReplyDelete
  4. Waahh,, aku ada rencana beli perlengkapan bayi di ITC Kuningan..
    Oiya, bak mandi bayi perlu banget ngga ya?
    Soalnya aku udh nge-tek baby bather di Wishlistku[dot]co[dot]id
    Rencana mandiin pake shower aja, atau malah perlu air yg menggenang gitu di bak ya?
    Thanks for your sharing ^^

    ReplyDelete