Sunday, September 29, 2013

Bercerita (Creative Writing) ala Maggie Tiojakin

Berikut ini adalah salinan live-tweets penulis Agustinus Wibowo (@avgustin88) dari kelas #NarasiGPU2 yang dimentori oleh penulis Maggie Tiojakin (@MaggieTiojakin). Saya sangat berterimakasih atas sharing live lewat Twitter ini. Jadi, mari kita belajar menulis cerita bersama.

Menulis adalah praktek yang ada ilmunya, ada elemen dan tekniknya. Menulis bukan sekadar bakat atau intuisi. Apakah menulis itu bisa diajarkan? Jawabannya bisa yes dan no. Bagian yang tidak bisa diajarkan dalam menulis adalah persepsi dan empati. Dalam tulisan apa pun kita tidak boleh judgemental. Dengan empati, tokoh yang jahat pun punya karakter yang baik dan manusiawi.

Apa itu cerita? Cerita bukan seni. Cerita bisa mengandung unsur seni, tapi cerita sendiri bukanlah seni. Cerita bukan berita. Berita bisa jadi cerita, tapi tidak semua berita adalah cerita. Cerita bukan hiburan. Cerita bisa menghibur, tapi tujuan cerita bukan menghibur. Cerita bukan perjalanan. Cerita bisa merupakan perjalanan, tapi cerita sendiri bukanlah perjalanan. Jadi, cerita adalah medium komunikasi. Tujuannya adalah untuk mengantarkan pesan.

Cerita itu penting. Kita tidak bisa membayangkan hidup tanpa cerita. Setiap hari kita hidup dalam cerita. Dua buku terpopuler di dunia, Al Quran dan Alkitab, isinya adalah cerita. Kita belajar fundamental hidup melalui cerita. Cerita adalah alat komunikasi penting, tapi sering kita remehkan. Kita tahu tentang dunia, sejarah peradaban, filosofi, Tuhan, semua melalui cerita. Cerita adalah hidup manusia.

Friday, September 27, 2013

Merasakan yang Kau Rasakan

Apa yang kau harapkan dengan berkata, "Lo nggak ngerasain apa yang gue rasain sih.", kepada temanmu?

Ada banyak kemungkinan harapan.

Pertama, kau berharap dikasihani. Tapi apa iya, itu yang benar-benar kau harapkan? Sebagai temanmu, aku tak akan mengasihani dirimu. Karena aku ingin kau menjadi kuat. Mengasihanimu hanya akan melemahkanmu. Apa kau merasa pantas dikasihani? Kalau kau masih bisa berdiri di atas kedua kakimu sendiri, kau tak layak dikasihani, seberat apapun kepedihan yang menderamu, sesusah apapun kehidupan yang kau keluhkan. Aku tahu, kau tak pantas dikasihani.

Kedua, kau berharap aku merasakan apa yang kau rasakan. Aku akan memberitahumu rahasia kehidupan; tak ada seorang pun yang bisa memahami perasaan orang lain kalau tak benar-benar menyusup ke balik kulitnya. Aku tahu rahasia ini dari karya klasik "To Kill a Mockingbird", kalau kau perlu tahu. Kau tahu maksudnya? Sekalipun aku mencoba melepas kulitku, lalu memasangkan kulitmu di tubuhku, sama sekali tidak akan pas. Sekalipun aku mencoba merasakan apa yang kau rasakan, aku tak akan bisa merasakannya sama persis dengan apa yang kau rasakan. Kita punya kepribadian sendiri-sendiri. Sekalipun kita berdua dihadapi dengan masalah yang sama persis, kita akan menanggapinya dengan berbeda. Karena kita punya jalan pikir yang berbeda, hati yang tak sama. Sepintar-pintarnya aku berempati terhadap permasalahan/penderitaan/kesusahan orang lain, aku tak akan bisa merasakan hal yang sama persis dirasakan oleh orang itu. Kau harus tahu ini. Ya itulah kenapa aku merespon pernyataanmu dengan pernyataanku ini:

Friday, September 13, 2013

Sepatu Kesayangan

Kami membutuhkanmu...

My Favorite Writing Tips (1)

I found these several tips interest me. I collected them from few websites I'd visited. I think that there will be more tips from the masters of writing. So, here it is, part one!

What is a writing (writer) itself?
Writing is a struggle against silence. ~ Carlos Fuentes 
It's a luxury being a writer, because all you ever think about is life. ~ Amy Tan 
Writing is a lonely job. Having someone who believes in you makes a lot of difference. They don't have to make speeches. Just believing is usually enough. ~ Stephen King 
When I say work, I only mean writing. Everything else is just odd jobs. ~ Margaret Laurence 
Writers live twice. ~ Natalie Goldberg   

Wednesday, September 4, 2013

Meja Belajar

Saya tidak termasuk golongan anak yang sangat rajin belajar di rumah. Saya biasa belajar, tapi hanya saat mau ujian atau sejenisnya. Saya tidak menjadikan kegiatan belajar sebagai rutinitas harian yang terjadwal ketat, walaupun sebuah meja belajar yang nyaman selalu ada di kamar saya.

Kucingku Kibo suka duduk di atas meja belajar, mungkin mau belajar juga.