Monday, January 16, 2012

Kukembalikan Sisa Cintaku Padamu

Dear Cinta Pertama,

Kau datang tak kuduga, lalu pergi tiba-tiba. Kau datang membawa cinta, lalu pergi meninggalkan duka. Kau tidak peduli betapa singkatnya perjumpaan, yang kau ingin hanya perpisahan. Aku tak paham, membuatku tenggelam.

Kau tak pernah lagi menampakkan muka. Kau benar-benar tak mau tahu. Kau biarkan aku terengah-engah. Aku butuh segera diselamatkan. Oleh kau.. Kau yang tak lagi peduli.

Kenapa kau tak bertahan? Kenapa kau kira jodoh hanya di tangan Tuhan? Tak maukah kau usahakan? Apapun kata orangtuaku, tak bisakah hubungan kita tetap berjalan?

Ah.. Aku terlalu percaya bahwa cinta adalanya segalanya. Aku terlalu memujamu setinggi angkasa. Mungkin itu yang membuatmu merasa di awang-awang. Hingga lupa pada indahnya kenangan.


Namun, semua hal memiliki batas. Bahkan untuk kesedihan yang kukira tak berujung. Kau telah bahagia karena telah bebas. Kini kuenyahkan laraku yang sebesar gunung.

Akhirnya, kita sama-sama bahagia. Cinta yang pernah hadir memang bukan segalanya. Tapi telah ia sisakan segenap hikmah yang tak akan kau pahami. Cinta lama boleh pergi, tapi cinta baru pasti akan bersemi.

Terima kasih cinta pertama. Bukan kau yang bersanding denganku di pelaminan. Tapi, kaulah yang mengantarku pada cinta yang sebenarnya. Pada cinta terakhir yang pernah kuangan.

Kukembalikan sisa cintaku padamu, terimalah...

Salam,
Cinta pertamamu

No comments:

Post a Comment