Thursday, January 26, 2012

Proses Kreatif Andante


Riset dari internet itu sebenarnya cukup memadai, tapi menjadi tidak menyenangkan jika koneksinya ngadat!!! Uh… Saya hanya ingin tahu, hari apa yang biasa digunakan untuk kegiatan ekskul di SMA, bagaimana kegiatan itu dilaksanakan, apakah kelas 3 atau XII tetap boleh ikut ekskul, dan bla bla bla. Semuanya pasti akan berbeda seperti apa yang pernah saya alami ketika saya SMA dulu.


Buat apa sih, ini? Penting amat kayaknya! Iya penting! Demi “The Story of Andante”! Sebutannya itu saja, dulu! Entah ceritanya akan menjadi apa. Tapi, beberapa bagian pernah saya posting di tumblr saya. Saya ingin melanjutkannya hingga kata tamat! Cerita ini telah menggantung sekian lama. Barangkali sejak tahun 2010 (seingat saya), sejak ide cerita Andante muncul di kepala saya, lalu saya menuliskannya tanpa tujuan yang jelas di Kompasiana, lalu berhenti karena mentok ide, lalu saya posting lagi di tumblr dalam edisi yang sudah saya revisi, dan tetap mentok kembali!


Andante ini sebenarnya saya karang berdasarkan cerpen yang pernah saya tulis waktu saya SMA kelas 3. Cerpen ini judulnya “Lola” dan pernah dinilai menarik oleh beberapa orang dewasa yang pernah membacanya (tak lain adalah kakak saya dan beberapa senior saya di kampus lama saya di Padang). Entah kenapa beberapa tahun setelah itu, saya mencetuskan untuk menulis ulang cerita itu. Mungkin karena saya tidak menemukan naskahnya lagi, hilang entah kemana. Padahal ceritanya cukup bagus, menurut orang yang pernah membacanya (saya tidak akan membocorkan ceritanya tentang apa). Saya bahkan tidak menyangka bisa menuliskan cerita seperti itu ketika SMA dulu. Khayalan terlalu tinggi! Uh..


Dua kali mencoba menuliskan cerita Andante hanya berdasarkan ide lama itu, saya selalu mentok di tengah jalan. Saya seperti kehabisan napas melanjutkan hidup Andante. Karena itulah, saya mulai membuat sinopsisnya, kerangka cerita dari introduksi hingga resolusi cerita. Dan saya bertekad untuk tiap hari saya meluangkan sedikit waktu untuk menulis atau setidaknya riset untuk bahan cerita ini. Saya benar-benar ingin menamatkan cerita Andante, entah ia akan saya posting kembali dalam bentuk cerita bersambung di tumblr, atau ia akan saya jadikan novel sekalian dan kirim ke penerbit. Saya sendiri masih belum yakin cerita Andante ini akan sebagus cerpen Lola dulu. Well, saya hanya ingin menceritakan ulang tentang Lola dalam versi yang berbeda, versi yang lebih rumit dan panjang. 

Ah, semoga! Semoga saya bisa selesaikan cerita Andante ini! Amiiin.. 

1 comment: