Wednesday, September 28, 2011

Kisah di Balik Karpet Merah


Aku tinggal di sebuah gubuk reyot, persis di sudut negeri ini. Entah kenapa di negeri yang terkenal kaya sejagad, hanya aku beserta Ibu yang miskin. Pernah kudengar hikayat, kami dikutuk oleh penyihir jahat untuk terus melarat sampai akhir hayat. Entahlah! Tapi, aku percaya bahwa nanti nasib baik akan mendekati kami. Aku hanya bermimpi? Ah, lihat saja! Nasib kadang tak bisa ditebak. Nasib berubah dengan cara sesukanya, dengan cara karpet merah.

Suatu ketika, Ibu menghampar karpet merah panjang di depan pintu gubuk kami.
“Ini karpet merah darimana, Bu?” tanyaku, heran melihat Ibu sibuk membenahi karpet merah.
“Karpet merah bekas istana yang telah dibuang ke pelimbahan. Ibu ambil, dan Ibu cuci bersih di tepi danau,” jawab Ibu yang tampak riang.

Thursday, September 22, 2011

Review: Rise of The Planet of The Apes


Barangkali, banyak yang pikir film Rise of The Planet of The Apes tidak termasuk ke dalam Must Be Watched List. Saya salah satu di antaranya. Pertama, karena saya tak tertarik untuk melihat kera-kera beraksi di layar lebar. Kedua, karena saya pikir ceritanya biasa saja, apa yang menarik dari kera?! Tapi, ternyata film science fiction ini langsung mendapat tempat di hati saya setelah menyaksikannya. Kenapa? Karena kegantengan salah satu kera di film ini yang bernama Caesar? Hahaha..
Jadi, ceritanya bermula dari sebuah laboratorium uji coba farmasi di San Fransisco. Di sana, kera tetiba jadi kelinci! Lho? Iya, jadi kelinci percobaan tim ilmuwan di sana. Ceritanya cukup panjang diceritakan di sini. Saya sarankan cari saja sinopsisnya sendiri. Hehehe…