Monday, February 21, 2011

Buku: Aku dan Hujan

"Aku dan Hujan di Bulan November" oleh Vira Cla

Hujan tak pernah datang tiba-tiba di bulan November. Ia selalu memberi pertanda sebelum turun menghunjam bumi. Setidaknya itu yang kuperhatikan sebulan ini. Seringkali kulihat lewat jendela kamar langit dipenuhi awan berat kelabu pekat, menghiasi langit pagi, siang, ataupun sore. Pertanda yang memberi isyarat. Isyarat hujan 'kan datang. Tak hanya awan, ada juga gemuruh yang bertalu-talu. Seperti berlomba saling adu kencang. Memekakkan yang kadang mengejutkan, membuat jantungku berdetak lebih kencang saking kagetnya. Aku awas, hujan pasti 'kan lebat. Aku bersiap jadikan rumah tempat berteduh yang nyaman.

Lalu, kau datang, ketika langit muram dan tetes-tetes air mulai berjatuhan dari awan. Tak ada berita sama sekali kau 'kan mengunjungiku di rumah ini. 'Tiba-tiba' sepertinya sudah jadi kebiasaanmu. Sungguh berbeda dengan hujan yang kuperhatikan di bulan November ini.

SELANJUTNYA...

Baca di Buku Kumpulan Cerita Pendek "AKU DAN HUJAN" persembahan Cubiculum Notatum (www.jejakubikel.com). 



1299471085498838559
Sampul depan Aku dan Hujan
"Aku dan Hujan"
LiniKala Publishing

Ada 50 cerita pendek yang melukiskan hubungan pribadi antara aku dan hujan dari 50 penulis yang terus mengeksplorasi khasanah sastranya melalui jejakubikel.com



Setiap menjadi biru, kubuka kenangan ungu akanmu. Ketika rindu belum mengenal sendu. Kau dan aku, meramu tawa dalam puisi sambil lalu.
- Aku dan Hujan yang Menjadikannya Biru oleh Meliana Indie, Kompasianer.


Selalu, satu tanganku memegang gagang payung dan satu lainnya dalam kekuasaan jari jemarimu yang begitu erat menggenggam.
- Aku, Kamu dan Hujan oleh Erdian Aji, vokalis band Drive.


Akulah dia. Lelaki kecil yang sejak hari berhujan itu berjanji tak mau mati sebelum sepayung denganmu. Meski di mimpi.
- Hujan dan Payung Hadiah Ulang Tahun oleh Aan Mansyur, penyair.



MILIKI SEGERA
AKU DAN HUJAN

Rp. 40.000,-

Pemesanan: email ke linikala@gmail.com



"Nikmatilah rinai-rinai hujannya, dalam kecintaan maupun kebencianmu pada hujan."
Daniel Prasatyo, Editor Aku dan Hujan.

4 comments:

  1. Lebih enak nampang disini kayaknya, Vir.. :)

    Suka deh.

    ReplyDelete
  2. hihi.. lbh enak lg nampang di mana2, Novaaa.. :D

    thx y.

    ReplyDelete
  3. saya pesen 1 dong,,ni email saya webmaster_adisti@rocketmail.com / 02196069401 mohon info secepatnya...

    ReplyDelete
  4. Selalu ada cerita tentang hujan...nice posting...:-)

    ReplyDelete