Thursday, June 18, 2009

PEDULI SETAN!

Awalnya tidak ada yang peduli sampai dia menghilang. Mereka bertanya-tanya, "Apa yang terjadi dengannya? Kemana dia pergi?"

Ah, paling mereka itu cuma pura-pura peduli, biar tetap dianggap makhluk sosial. Makhluk sosial yang bernama manusia...yang katanya saling membutuhkan. Tapi, apa yang mereka butuhkan dari dia? Menurutku, peduli setan dia menghilang! Kenapa sekarang mereka mencari-cari? Tidak ingat dulu mereka pun tak menoleh saat dia jalan berpas-pasan dengan mereka?

Dia sudah pergi. Aku yakin tak seorang pun yang merasa kehilangan. Ah, masih saja mereka ingin tau! Apa urusan mereka dengannya? Terus saja mereka penasaran. Dan terus ku mengumpat, peduli setan! Biarkan saja dia pergi tanpa perlu kalian berkata-kata lagi! Masih saja mereka beranggapan penting membicarakan kepergiannya yang misterius itu. Sudahlah, kalian itu menghabiskan waktu untuk mengira-ngira. Kalian tak kenal dia. Jangan mengata-ngatainya lagi. Ah, masih saja aku mengumpat! Kenapa sih mereka tak diam saja? Biarlah dia menghilang, biarlah dia pergi kemana dia mau. Mereka toh tetap bisa melangkah tanpa dia. Ada dia tiada dia, tak ada yang berubah dari mereka. Cuma berubah jadi pembicara-pembicara kotor.

Mereka pikir dia itu aneh. Setauku, merekalah yang aneh, peduli dengan ke-tiada-annya tapi acuh dengan ke-ada-annya. Berhentilah! Biarkan dia dengan ke-apa-ada-annya!